Memaknai Bacaan Shalat

Sudah sejak lama terpikir untuk menge-share ini, dan cukup terkejut ketika ternyata saya didahului oleh seseorang yang menulis hal yang sama tentang ini. Hmmm, lupakan, tidak penting. Jadi ada masanya ketika ketika sudah terbiasa dengan “kewajiban” shalat (tergantung seseorang sudah menganggap hal tersebut sampai mana), dan kita mulai bertanya-tanya sebenarnya apa yang kita lakukan, apa arti dari yang kita ucapkan saat menjalankan kewajiban tersebut. Saya pernah membaca tentang tahap-tahap ini sebelumnya (walaupun bukan dalam konteks shalat, tetapi tadarus). Semua dimulai dari kewajiban, paksaan bahkan untuk beberapa orang, kemudian menjadi suatu rutinitas. Rutinitas yang dilakukan sekian lama tersebut membuat kita merasa tidak enak dan ada yang kurang apabila meninggalkannya, menjadikan hal tersebut suatu kebutuhan dalam hidup kita. Lupa persisnya. Namun yang pasti ada tahap dimana kita mulai memaknai apa yang kita lakukan tersebut.

Ada beberapa peristiwa yang membuat saya mempertanyakan shalat saya, dan setelah menemukan arti dalam setiap bacaan tersebut, saya lakukan pengartian itu saat menjalankannya. Hal itu cukup membuat saya lebih dapat berkonsentrasi dalam shalat, meskipun saya tahu itu belum sempurna. Tetapi setidaknya memaknai bacaan shalat membuat saya merasa lebih baik, mengerti apa yang saya lakukan. Perlu berbagai sumber untuk mengumpulkan arti bacaan shalat, karena bacaan shalat yang diajarkan di Al-Azhar ternyata memiliki sedikit perbedaan dengan bacaan umum lainnya, yaitu di bagian sujud, ruku, dan i’tidal. Namun setelah mencari tahu sekaligus menanyakan hal tersebut kepada teman yang lebih mengerti, memang terdapat bacaan versi tersebut.

DOA IFTITAH

INNII WAJJAHTU WAJHIYA LILLADZII FATHARAS SAMAAWAATI WAL ARDHA HANIIFAM MUSLIMAW WAMAA ANA MINAL MUSYRIKIIN.

Kuhadapkan Wajahku Kepada Zat Yang Telah Menciptakan Langit Dan Bumi Dengan Penuh Ketulusan Dan Kepasrahan Dan Aku Bukanlah Termasuk Orang-Orang Yang Musyrik.

INNA SHALAATII WANUSUKII WAMAHYAAYA WAMAMAATII LILLAAHIRABBIL ‘AALAMIIN.

Sesungguhnya Sahalatku, Ibadahku, Hidupku Dan Matiku Semuanya Untuk Allah, Penguasa Alam Semesta.

LAA SYARIIKA LAHUU WA BIDZAALIKA UMIRTU WA ANA MINAL MUSLIMIIN.

Tidak Ada Sekutu Bagi-Nya Dan Dengan Demikianlah Aku Diperintahkan Dan Aku Termasuk Orang-Orang Islam.

AL-FATIHAH

BISMILLAAHIR RAHMAANIR RAHIIM.

Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang.

AL HAMDU LILLAAHI RABBIL ‘AALAMIIN.

Segala Puji Bagi Allah, Tuhan Semesta Alam.

ARRAHMAANIR RAHIIM.

Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang.

MAALIKIYAUMIDDIIN.

Penguasa Hari Pembalasan.

IYYAAKA NA’BUDU WAIYYAAKA NASTA’IINU.

Hanya Kepada-Mu lah Aku Menyembah Dan Hanya Kepada-Mu lah Aku Memohon Pertolongan.

IHDINASH SHIRAATHAL MUSTAQIIM.

Tunjukilah Kami Jalan Yang Lurus.

SHIRAATHAL LADZIINA AN’AMTA ‘ALAIHIM GHAIRIL MAGHDHUUBI ‘ALAIHIM WALADHDHAALLIIN. AAMIIN.

Yaitu Jalannya Orang-Orang Yang Telah Kau Berikan Nikmat, Bukan Jalannya Orang-Orang Yang Kau Murkai Dan Bukan Pula Jalannya Orang-Orang Yang Sesat.

RUKU’

SUBHAANAKALLAAHUMMA RABBANAA WA BIHAMDIH

Maha Suci Allah Yang Maha Agung Dan Dengan Memuji-Nya.

I’TIDAL

SAMI’ALLAAHU LIMAN HAMIDAH.

Semoga Allah Mendengar (Menerima  Pujian Orang Yang Memuji-Nya (Dan Membalasnya).

RABBANAA WA LAKAL HAMDU HAMDAN KATSIIRAN THAYYIBAN MUBARAKAN FIIHI’

Wahai Tuhan Kami! Dan Hanya Untuk-Mu lah Segala Puji yang banyak dan penuh keberkahan di dalamnya.

SUJUD

SUBHAANAKALLAAHUMMA RABBANAA WA BIHAMDIH

Maha Suci Allah Yang Maha Agung Dan Dengan Memuji-Nya.

DUDUK DIANTARA DUA SUJUD

RABBIGHFIRLII WARHAMNII WAJBURNII WAHDINII WARZUQNII 

Ya Tuhanku ! Ampunilah Aku, Kasihanilah Aku, Cukupkanlah ( Kekurangan )-Ku, Berilah Aku Petunjuk, Berilah Aku Rezki

TASYAHUD AWAL

ATTAHIYYAATULILLAAH, WASSHALAWATU WATTHAYYIBAATU

Segala Kehormatan bagi Allah, dan Rahmat juga Kebaikan

ASSALAAMU ‘ALAIKA AYYUHAN NABIYYU WARAHMATULLAAHI WABARAKAATUH.

Semoga Keselamatan, Rahmat Allah Dan Berkah-Nya ( Tetap Tercurahkan ) Atas Mu, Wahai Nabi.

ASSALAAMU ‘ALAINAA WA ‘ALAA ‘IBADADILLAAHISH SHAALIHIIN.

Semoga Keselamatan ( Tetap Terlimpahkan ) Atas Kami Dan Atas Hamba-Hamba Allah Yang Saleh.

ASYHADU ALLAA ILAAHA ILLALLAAH. WA ASYHADU ANNA MUHAMMADAR RASUULULLAAH.

Aku Bersaksi Bahwa Tidak Ada Tuhan Selain Allah. Dan Aku Bersaksi Bahwa Muhammad Adalah Utusan Allah.

ALLAAHUMMA SHALLI ‘ALAA SAYYIDINAA MUHAMMAD.

Wahai Allah ! Limpahkanlah Rahmat Kepada Penghulu Kami, Nabi Muhammad !.

TASYAHUD AKHIR

ATTAHIYYAATULILLAAH, WASSHALAWATU WATTHAYYIBAATU

Segala Kehormatan bagi Allah, dan Rahmat juga Kebaikan

ASSALAAMU ‘ALAIKA AYYUHAN NABIYYU WARAHMATULLAAHI WABARAKAATUH.

Semoga Keselamatan, Rahmat Allah Dan Berkah-Nya ( Tetap Tercurahkan ) Atas Mu, Wahai Nabi.

ASSALAAMU ‘ALAINAA WA ‘ALAA ‘IBADADILLAAHISH SHAALIHIIN.

Semoga Keselamatan ( Tetap Terlimpahkan ) Atas Kami Dan Atas Hamba-Hamba Allah Yang Saleh.

ASYHADU ALLAA ILAAHA ILLALLAAH. WA ASYHADU ANNA MUHAMMADAR RASUULULLAAH.

Aku Bersaksi Bahwa Tidak Ada Tuhan Selain Allah. Dan Aku Bersaksi Bahwa Muhammad Adalah Utusan Allah.

ALLAAHUMMA SHALLI ‘ALAA SAYYIDINAA MUHAMMAD ( tasyahud awal )WA ‘ALAA AALI SAYYIDINAA MUHAMMAD.

Wahai Allah ! Limpahkanlah Rahmat Kepada Penghulu Kami, Nabi Muhammad Dan Kepada Keluarga Penghulu Kami Nabi Muhammad.

KAMAA SHALLAITAA ‘ALAA SAYYIDINAA IBRAAHIIM WA ‘ALAA AALI SAYYIDINAA IBRAAHIIM.

Sebagaimana Telah Engkau Limpahkan Rahmat Kepada Penghulu Kami, Nabi Ibrahim Dan Kepada Keluarganya.

WA BAARIK ‘ALAA SAYYIDINAA MUHAMMAD WA ‘ALAA AALI SAYYIDINAA MUHAMMAD.

Dan Limpahkanlah Berkah Kepada Penghulu Kami, Nabi Muhammad Dan Kepada Keluarganya.

KAMAA BAARAKTA ‘ALAA SAYYIDINAA IBRAAHIIM WA ‘ALAA AALI SAYYIDINAA IBRAAHIIM.

Sebagaimana Telah Engkau Limpahkan Berkah Kepada Penghulu Kami, Nabi Ibrahim Dan Kepada Keluarganya.

FIL ‘AALAMIINA INNAKA HAMIIDUMMAJIID.

Sungguh Di Alam Semesta Ini, Engkau Maha Terpuji Lagi Maha Mulia.

ALLAAHUMMA INNI A’UDZUBIKA MIN ADZABI JAHANNAMA WA MIN ADZABIL QOBRI WA MIN FITNATIL MAHYAYA WAL MAMATI WA MIN SYARRI FITNATIL MASIHID DAJJAL

Ya Allah,aku berlindung kepada-Mu dari siksa neraka jahannam dan siksa kubur, dan dari fitnah kehidupan dan kematian, dan dari fitnah kejahatan Al Masih Ad Dajjal”

Sumber:
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s