Dikejar Anjing Massal

Hari ini aku dan temen-temenku yang jumlahnya sebanyak 12 orang dikejar anjing. Ekstrim? Ya! 😆

Advertisements

Hari ini aku dan temen-temenku yang jumlahnya sebanyak 12 orang dikejar anjing. Ekstrim? Ya! 😆

Mungkin ini unlucky day buatku. Pulang sekolah, jalanan depan banjir. Apakah anda melihat hujan hari ini? Aku rasa juga tidak. Aneh memang. Ngga ada hujan atau apapun tiba-tiba jalanan depan banjir, sehingga akhirnya kita harus berjalan di atas conblock atau batu-batu yang sengaja digeletakkan. Serasa sedang bermain dalam Benteng Takeshi.

Lewat banjir dan lumpur, kita menuju tempat kedua. Pemancingan. Seru kan sekolahku di sebelah pemancingan di mana orang-orang kurang kerjaan menunggu kailnya bergetar :P. Naahh, dari pemancingan inilah malapetaka dimulai. Di tengah jalanan sempit (gang) itu berdirilah seekor anjing yang sangat besar. Kami pun terhenti dan terpaku. Dan saling mendorong agar jalan lebih dahulu. Warga dekat pemancingan yang melihat ketakutan kami segera menyuruh anjing itu masuk ke areal pemancingan. Akhirnya anjing itu menurut dan pergi. Ckckc, hebat juga tu mba-mba.

Lewat dari anjing, tantangan selanjutnya. Monyet yang diikat di pagar. Dan binatang usil itu dipelihara oleh pemilik pemancingan juga. Heran deh tu orang, melihara binatang yang aneh-aneh. Monyet itu terlihat berusaha meloncat, namun tak bisa, karena kakinya diikat. Tak biasanya monyet itu selincah ini. Seperti ingin menertawakan apa yang selanjutnya terjadi.

Nahh, yang aku maksud, ini dia. Ketika di pinggir sawah (oh noo, ada sawah deket sekolahku), kebetulan aku berjalan paling depan (dan kini aku bersyukur karena itu). Tiba-tiba salah seorang temanku menghampiri dengan muka panik. Jalannya terburu-buru.

Aku : “kenapa, Kur?”

Kurnia : “ituu, di belakang,”

Aku : (menengok ke belakang)

hmmmph. (ngga bisa ngomong) 😥

Anjing itu. Bukan, bukan anjing yang besar tadi, melainkan seekor anjing yang lebih kecil yang hampir berlari membuntuti ‘rombongan’ kami. Kocaknya, aku ngeliat teman-temanku di belakang yang masang muka tenang ‘maksa’, supaya ngga terlihat panik. Jalan kami pun menjadi sangat cepat, berusaha menjauhi si anjing.

“Jangan lari, jangan lari,” ujarku. Sempat terpikir olehku untuk mengambil batu, tapi repot juga sih. Ngga jadi deh akhirnya.

Aku dan beberapa temanku pun sampai duluan di ujung jalan, kemudian naik ke atas tangga menuju jalan raya. Kulihat setengah rombonganku lagi masih tertinggal sangaaat jauh. Ternyata mereka mempersilakan si anjing yang diperkirakan gila itu untuk berlari lebih dulu.

Kocaknya, ketika mereka berada jauh di belakang si anjing, anjing itu malah berbalik arah dan kini benar-benar berlari ke arah rombongan belakang. Salah satu temenku yang phobia anjing sampai menangis karena ketakutan. Untungnya ternyata si anjing tidak melirik rombongan temenku ketika berlari, malah membututi seorang ibu-ibu yang berjalan menuju arah sekolah.

Ketika kami semua sudah sampai dan berkumpul di pinggir jalan raya, kami pun saling bercerita tentang pengalaman masing-masing. Ada yang sengaja berdiri di samping motor yang berjalan agar motor tersebut menjadi penghalang, ada yang menunggu sampai anjing itu jauh, bahkan ada yang pasrah ketika anjing itu ‘berjalan bersama’ di sampingnya. Tapi intinya semua sama. Sama-sama takut anjing!

NB: apa aku udah bilang kalau sebentar lagi sekolahku bakal dijadikan SBI (sekolah berstandar internasional)? Coba kita review lagi; jalanan banjir tanpa hujan, lumpur tanah, pemancingan tempat nongkrong mas-mas, anjing besar, monyet lincah, sawah, sampai anjing gila itu? ooooh, sekolahku bener-bener MeWah (mepet sawah) 😆

2 thoughts on “Dikejar Anjing Massal

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s